Penuhi Kebutuhan Pokok Warga, Air Bersih Jadi Usulan Prioritas Dalam Musrenbangdes Batu Gajah Baru Tahun 2027
Penuhi Kebutuhan Pokok Warga, Air Bersih Jadi Usulan Prioritas Dalam Musrenbangdes Batu Gajah Baru Tahun 2027
MURATARA –Suara Rakyat Bersatu.Com-Pemerintah Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sukses menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan tahunan ini diselenggarakan guna menjaring aspirasi serta menentukan arah pembangunan desa ke depan. Berbagai usulan penting berhasil dihimpun dari masyarakat, mulai dari infrastruktur jalan hingga fasilitas umum lainnya.
Acara di gelar dikantor kepala desa batu gajah baru, yang dihadiri oleh kepala Dinas PMD - P3A, Perwakilan dari kecamatan rupit, TNI, juga Pendamping Desa, serta tamu undangan sekalian, ( 23/07/2026).
Dalam forum musyawarah tersebut, masyarakat Desa Batu Gajah Baru sepakat mengajukan beberapa poin pembangunan skala prioritas. Di antaranya adalah pengadaan lampu jalan, pembuatan siring atau saluran drainase, pembangunan jalan desa, penyediaan sarana air bersih, serta pembangunan gapura desa. Semua usulan ini dinilai sangat mendesak demi meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan warga setempat.
Kepala Desa Batu Gajah Baru, Novri, S.Ip, menjelaskan bahwa seluruh usulan yang dibahas dalam Musrenbangdes ini sudah bersifat final. Data aspirasi tersebut dirangkum berdasarkan hasil Musyawarah Dusun (Musdus) yang telah dilakukan sebelumnya di tingkat bawah. Melalui proses yang transparan, dari total 10 usulan yang masuk, semuanya telah disepakati untuk dibawa ke tingkat kecamatan.
Dari sekian banyak usulan yang diajukan, penyediaan sarana air bersih menjadi kebutuhan yang paling utama dan mendesak bagi warga. Berdasarkan rekapitulasi usulan Musdus, masalah pemenuhan kebutuhan dasar ini mencakup 6 kasus utama, ditambah dengan 4 kasus tambahan. Tingginya angka usulan terkait air bersih ini menunjukkan bahwa fasilitas tersebut menjadi prioritas nomor satu yang tidak bisa ditunda lagi.
Novri mengungkapkan alasan kuat di balik tingginya desakan warga terhadap pengadaan sarana air bersih ini. Kondisi air Sungai Rupit yang selama ini menjadi tumpuan warga kini sudah tercemar dan sama sekali tidak dapat digunakan lagi untuk keperluan sehari-hari. Akibatnya, setiap kali diadakan Musdus, masyarakat selalu kompak menyuarakan dan mengusulkan pembangunan infrastruktur air bersih demi kesehatan mereka.
Menyikapi hal tersebut, Kades Novri, S.Ip, sangat berharap adanya dukungan dan bantuan nyata dari berbagai pihak eksekutif maupun legislatif. Pihak Pemerintah Desa Batu Gajah Baru meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) Muratara, anggota DPRD Kabupaten, hingga Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan. Kerja sama lintas sektor ini dinilai menjadi kunci utama agar aspirasi masyarakat desa bisa segera terealisasi.
Menutup keterangannya, Novri menegaskan bahwa kemampuan dana desa sangat terbatas untuk mendanai proyek besar seperti jaringan air bersih secara mandiri. Oleh karena itu, kawalan dari pemerintah daerah dan wakil rakyat di DPRD sangat dinantikan agar pembangunan sarana air bersih di Desa Batu Gajah Baru dapat dianggarkan pada tahun 2027 mendatang.
Laporan : Planit
Redaksi ( Achen Dores, S.Kom.I)


Tidak ada komentar